Sumber gambar: Google
- Advertisement

Sobat. Rayakan setiap hari dengan bersyukur. Awali dan akhiri hari anda dengan bersyukur. Segala yang dapat kita nikmati bersifat sementara. Allah SWT memberi segala yang kita nikmati setiap hari. Catatlah segala kegagalan dan keberhasilan dan ucapkanlah syukur karena anda boleh gagal sehingga ada kesempatan untuk belajar dan syukurilah kesuksesan yang kita raih karena berarti langkah menuju kesuksesan besar yang kita impikan semakin dekat.

Sobat. Setiap hari biasakanlah untuk memikirkan hal-hal baik tentang diri dan pekerjaan Anda agar anda hanya berfokus pada hal-hal yang positif.
Setelah selesai mengerjakan semua tugas, buanglah semua beban yang ada, lakukan olah raga kecil seperti stretching untuk meringankan beban agar masalah yang terjadi hari itu tidak tersumbat di pikiran kita.

Dalam teori relaksasi yoga, tekanan yang kita terima setiap hari di simpan di otot kita. Dengan membiarkan otot kita menyimpan ketegangan, sebenarnya kita menimpan potensi masalah dikemudian hari . Bisa menjadi masalah kesehatan bagi tubuh kita maupun stress bagi pikiran kita. Keduanya tidak ada yang menguntungkan. Bila Anda dapat melakukan olah raga secara rutin, maka hal itu akan membantu anda untuk tetap sehat.

Sobat. Buatlah hari tanpa mengeluh. Efek yang diberikan dengan kebiasaan baru ini untuk tidak mengeluh sangatlah besar. Perasaan lega dan selalu bersyukur serta memandang orang lain dan peristiwa yang terjadi dengan pandangan yang berbeda sungguh mengasyikkan. Membuat hati kita lebih tenang dan pikiran kita dapat kita tujukan pada hal lain yang lebih bermakna dan positif.

Sobat. Lakukan pemrograman diri untuk melihat segala sesuatu secara netral, hanya melihat faktanya saja tanpa menilai, maka kita pun dapat terbebas dari prasangka dan perasaan negatif. Kita perlu belajar menetralkan pikiran secara sadar dengan bertekad untuk tidak memberikan penilaian apa pun terutama berdasarkan fisik dan penampilan orang yang berada di sekitar kita.

Sobat. Salah satu materi bisnis yang pernah saya dapatkan adalah bagaimana kita meledakkan bisnis dengan kecepatan tumbuh yang luar biasa yaitu Speed of Trust. Berikut ini yang dicontohkan oleh baginda Rasulullah SAW dalam proses Speed of Trust :

1. Pembentukan Integritas dan kapasitas. Dalam teori sales, juga teori negosiasi kekinian, selalu ada klausul. Yang pertama di beli orang adalah dirimu dahulu. Integritas kita yang mengantarkan orang mau bertransaksi dengan kita.

2. Pengembangan Skill dan kemampuan. Seseorang yang namanya sampai duluan dibandingkan pertemuan dengan fisiknya itu dinamakan “dikenali”. Jika ia dikenal baik, reputasi baiknya mendahului apa pun yang menjadi ikutannya. Ini yang menjadikan Rasulullah SAW diperebutkan para saudagar besar saat itu, satu diantaranya adalah pengusaha kaya raya Khadijah ra.

3. Reputasi baik yang terus-menerus. Konsistensi Rasulullah SAW dalam kebaikan membuat masyarakat arab menggelari beliau sebagai Al-Amin ( yang dipercaya ) gelar yang amat langka di sandang seseorang pada zaman jahiliah. Gelar al-Amin yang melekat pada diri Rasulullah SAW menjadi katalis percepatan pertumbuhan bisnis. Banyak pihak ingin bermitra dengan beliau. Mereka yakin bisnisnya akan berkembang pesat jika dikelola oleh Rasulullah SAW.

4. Fokus pada esensi dan tujuan utama. Pada saat terjadi perjanjian Hudaibiyah. Di Teks tertera nama “ Muhammad Rasulullah”. Utusan Quraisy minta nama itu diganti menjadi “ Muhammad bin Abdullah “. Ali bin Abi Thalib protes karena itu artinya mereka tidak mengakui kenabian Muhammad SAW. Apa yang dilakukan Rasulullah SAW? Beliau mengambil pena dari Ali lalu mencoret “gelar kenabian” beliau. Lalu beliau meminta Ali untuk menuliskan nama yang sesuai dengan kehendak kaum Quraisy. Pelajaran dari kisah itu adalah Fokus pada esensi/tujuan utama, bukan pada “harga diri” atau ego atau kedudukan/ jabatan.

5. Aware. Dalam membesarkan bisnis atau organisasi, diperlukan sikap sadar diri, tidak ego merasa hebat sendiri. Carilah “ pengamanan” dari resiko gangguan. Jangan ragu untuk “bersekutu” demi membangun keabikan. Jangan sampai layu sebelum berkembang.

Sobat. Seorang yang besar dan hebat selalu bersungguh-sungguh dalam berkarya. Kerja keras, kerja Cerdas, Kerja Ikhlas dan Kerja tuntas. Berikan diri Anda 100 % .

Sobat .Belajarlah hal baru saat orang lain sedang tidur, bekerjalah dengan tekun saat orang lain sedang bermalas-malasan, lakukanlah persiapan saat yang lain bermain-main dan bermimpilah saat yang lain hanya berharap. Berjalan selangkah lebih maju disbanding orang lain akan membuat kita berada di depan. Selalu memikirkan sesuatu yang baru selagi orang lain terus melakukan dengan cara yang sama akan membuat kita menemukan cara lain yang mungkin saja membuat dan membawa kita pada perubahan yang lebih baik.

Salam Dahsyat dan Luar Biasa !

( Spiritual Motivator – DR.N.Faqih Syarif H, M.Si. Penulis Buku Gizi Spiritual. Sekretaris Komnas Pendidikan Jawa Timur. Majelis Kyai PP Al-Ihsan Baron Nganjuk. Dewan Pembina PP Al- Amri Leces Probolinggo Jawa Timur )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here