Sumber gambar google
- Advertisement

Buatlah Tanda di alam semesta !

Sobat. Ingatlah, Musim  dingin adalah awal musim panas, gelap adalah awal siang. Tekanan adalah awal relaksasi. Frustasi adalah awal kebahagiaan. Dan Kegagalan  adalah awal dari kesuksesan. Kemuliaan terbesar kita bukanlah karena tidak pernah jatuh, melainkan karena bangkit setiap kali jatuh. Never Give Up ! ( Faqih Syarif , 2020 )

Sobat.  Tulisan ini mengingatkan saya pada almarhum bunda  yang pernah menasehatkan pada anaknya, “ Buatlah tanda di alam semesta  yang membuat Allah layak mencintai dan menolong kamu serta kedua orang tuamu bangga punya anak seperti kamu.”  Pesan itu seakan menjadi tagline dalam hidup saya. Prestasi apa yang bisa saya torehkan yang membuat Allah layak mencintai dan menolong saya dan pastinya kedua orang tua saya bangga akan prestasi itu?

Sobat. Berdasarkan  pengalaman dan perjalanan karier dan hidup saya.  Ada pola sukses  yang bisa penulis  sharingkan kepada pembaca.  Pola itu  seperti pola permainan sepak bola modern yaitu  1 – 3 – 4 – 3.   Apa itu ?  Sabar ambil nafas dalam-dalam kemudian keluarkan pelan-pelan  sambil mengucapkan syukur  , “ Alhamdulillah Ya Allah ………………………………….

Isi 3 sampai 10 hal kesyukuran yang layak anda ucapkan kehadirat Allah SWT.

Sobat. 1 à yang pertama  dan utama adalah keyakinan diri kita kepada Allah SWT bahwa kita adalah  maha karya  Allah yang unik, khas dan spesial. Allah menciptakan diri ini tidak main-main maka jangan pula main-main dalam hidup ini. Bukankah  sesuatu  itu kalau diciptakan hanya satu dan benar-benar spesial pasti mahal harganya kalau terkait produk apalagi diri kita-kita masing-masing   adalah maha karya Allah yang luar biasa.

Siapa diri kita !  “  Saya Spesial !  Saya Juara  dan Saya Pasti Bisa !” anda jawab dengan penuh semangat sampai tembus ke alam bawah sadar anda.

Sobat.  Pikiran  adalah tanaman  yang indah, jika kita  tidak pandai  menjaganya, yang muncul adalah ilalang-ilalang. Dan beberapa hal  yang sering membuat  pikiran  kita penuh dengan sampah diantaranya ;  melihat hal-hal yang negatif, mendengar hal-hal yang negatif, mencium hal-hal yang negatif, berkumpul dengan orang-orang yang negatif, mengucapkan kalimat-kalimat yang negatif bahkan menulis kalimat-kalimat yang negatif. Ingatlah kalau kita loyo jangan ketemu dengan teman-teman yang loyo maka akan semakin parah loyonya.

Sobat. Kita memiliki kemampuan  untuk memilih apakah yang negatif atau positif. Dan kemampuan memilih yang positif dan mulia adalah keahlian manusia di atas rata-rata. Pilihan-pilihan  kita hari ini menentukan masa depan kita. Manusia  mungkin pernah berbuat salah tetapi yang tidak dibenarkan adalah mempertahankan sesuatu yang negatif  dan  mengulanginya  hingga  menjadi  kebiasaan.

Sobat. Ingatlah  bahwa  di setiap episode  kehidupan kita, ada Allah  yang Maha Mengatur skenario kehidupan yang terbaik, meskipun kita tidak tahu. Tenang saja Bro : Asalkan ada Iman, seberat apa pun masalahnya, bakal kelar. Asalkan punya Iman, sebesar apa pun ujiannya, akan beres. Asalkan pakai Iman, sesulit apa pun persoalannya pasti selesai. Kuncinya Apa ?  Iman. Yakin pada Allah.

Pola berikutnya à 3 (Tiga)   adalah Tingkat kompetensi kita  dengan cara : 1. Tingkatkan terus pengetahuan anda. 2. Tingkatkan terus bidang keahlian anda. 3. Bangun terus dengan integritas dan karakter yang mulia.    Bukankah  kalau  kita sudah dan memiliki kompetensi  itu artinya level kita naik, semakin levelnya naik yakinlah fasilitas mesti mengikutinya. Pepatah jawa yang bijak pernah dinasehatkan oleh bunda. “ Lhe  nik wadahmu  semakin luas isi akan mengikuti wadah.”   Bekerjalah proffesional ! Dalam pandangan spiritual proffesional itu juga meliputi tiga hal pula : Pertama, jadilah expert ( kafaah ). Kedua, milikilah etos kerja yang tinggi (himmah). Ketiga, Milikilah integritas yang tinggi ( amanah ). Ketiganya itu akan menjadi magnet rezeki bagi kita.

Pola berikutnya kalau dalam dunia sepak bola kuasailah lapangan tengah maka anda akan menguasai permainan. à 4   :  Ayo  kita harus Move-ON  dalam hidup ini. Ada empat hal yang harus kita “on” kan  :  Pertama. Miliki Visi-On  yang kuat yaitu Visi dunia  yang selaras dengan Visi Akherat. Sobat. orang yang tidak punya visi dan tujuan itu laksana orang main sepak bola tapi tidak ada gawangnya. Lha mau ngegolkan  yang mana? Lha wong tidak ada gawangnya. Kedua. Acti-ON . yakni Kerja Keras , Kerja Cerdas, Kerja ikhlas, dan Kerja Tuntas maka Insya Allah Hasil kerja Memuaskan. Ketiga. Temukan Passion Anda. Semuanya kalau sesuai dengan passion anda kerja bukanlah beban namun menikmati, enjoy menjalankannya serta menemukan keasyikan tersendiri. Keempat. Collabaration.  Bersinergi dan berkolaborasi lah , bergurulah, bersahabatlah dengan orang-orang yang memiliki visi, semangat dan valensi di atas kita  agar kita bisa ketularan yang positif. Memilih kawan atau teman juga berpengaruh terhadap masa depan kita. Bergabunglah dengan komunitas yang memiliki tiga kriteria  atau mengandung unsur 3 Tif : Positif, Produktif dan memiliki kontributif.

Pola berikutnya adalah dalam bahasa sepak bola adalah penyerang dan ujung tombak. à 3 yakni : Jembatan  yang menghubungkan  antara  harapan dan kenyataan  adalah ; Pertama, Hasrat yang menyala-nyala atau antusiasme. Orang-orang yang sukses di bidang apa pun adalah mereka-mereka  yang memiliki mental juara yaitu kegigihan dan antusiasme. Kedua, Disiplin. Tidak ada kesuksesan tanpa kerja keras serta disiplin diri. Ketiga, komitmen. Komitmen adalah ruh setiap orang yang ingin meraih kesuksesan sesungguhnya.

Maka Insya Allah kalau kita melakukan pola sukses : 1-3-4-3 kita bisa mewujudkan impian kita dan “Membuat Tanda di Alam Semesta “ yang membuat Allah layak mencintai dan menolong kita, pastilah kedua orang tua kita bangga punya anak seperti kita.

Salam Dahsyat dan Luar Biasa !

( Spiritual Motivator – DR.N.Faqih Syarif H, M.Si,  Penulis buku-buku motivasi penerbit erlangga dan Gramedia pustaka utama. Sekretaris Komnas Pendidikan Jawa Timur )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here