Foto Bersama dengan para Pembicara beserta segenap Direktur PEM Akamigas.
- Advertisement

Bangga Indonesia, Cepu. New normal atau yang sering disebut tatanan pola hidup baru sangat mempengaruhi kehidupan kita. Banyak hal yang harus dirubah. Mulai dari kegiatan sehari-hari hingga pola pikir kita. Tuntutan utamanya satu, agar kita tetap sehat disaat wabah covid-19 belum terselesaikan.

Dalam webinar yang diadakan Politeknik Energi dan Mineral Akamigas tersebut dibahas mengenai peluang berwirausaha selain migas. Sektor yang paling terdampak saat wabah ini adalah migas atau minyak dan gas. Mungkin bisa dibilang paling parah. Sejarah kali ini, nilai atau harga minyak mencapai titik terendah. Bahkan sempat nilai minus. Ini artinya yang mau beli minyak saat wabah covid 19 kala awal ramai lalu, harus diberi insentif. Sungguh mengerikan, Ucap Sandiaga Uno, mantan wakil gubernur DKI Jakarta yang menjadi pembicara.

Siapapun terdampak, kita semua merasakan efek dari mewabahnya virus covid 19. Banyak agenda yang kacau. Semua harus mendekam di dalam rumah. Biar aman. Sehat semuanya.

Normalnya, semua harus tetap berjalan. Ekonomi terutama. Tapi kesehatan juga menjadi prioritas. Sebagai wirausahawan kita harus berfikir kreatif. Dalam webinar tersebut, dia menjelaskan kalau kita mau berfikir sebentar. Misal 25 menit, itu sudah cukup untuk membentuk sebuah usaha baru, ucap Sandiaga. Dia mencontohkan cara membuat branding singkat. Waktu itu, dia memulai dengan nama Ferry, salah satu pimpinan di Akamigas.

Dari nama Ferry kita bisa bikin branding dulu, mungkin jadi Ferry Good. Kata dia mencontohkan. Seperti saya membuat OKE OCE. Cari yang simpel simpel dan ada disekitar kita. Cukup lah 5 menit memikirkan dari Ferry ke Ferry Good, kemudian 5 menit selanjutnya, coba cek di market place sudah adakah nama tersebut. Kalau belum bikin segera. Carinya di market place yang populer tentunya. Semua sudah tahu itu. Lalu karena kita dirumah, wah gak punya barang dong. Tenang. Coba cari barang yang pengen kamu jual. Cari aja, banyak kok disana.

Jadilah reseller, atau jual kembali. Pikir aja marginnya, jangan rumit. Yang penting untung. Segera posting. Saya kira 15 menit untuk itu semua cukup. 5 menit sisanya, share linknya ke kontak yang ada di hape kalian. Simpel kan. Saya yakin pasti ada 1 atau 2 nanti nyangkut. Kuncinya jangan sampai pikiran kita terkurung meski harus dirumah. Penjelasan Sandiaga.

Dalam sesi kedua dilanjutkan oleh sang influencer Kang Didin. Sang CEO Bangga Group tersebut melanjutkan dengan bercerita tentang susah payah dia membangun grup bisnis yang dimilikinya hingga sekarang ini. Mulai dari memulai bisnis susu, hingga STMJ dan sekarang punya beberapa lini bisnis lain. Intinya jangan pernah menyerah. Gunakan potensi yang ada di sekitar kita. Mau usaha kok pikir nya mesti gagal. Jangan, harus mikir berhasil tau sukses. Mindset dan jangan pernah menyerah. Begitu kata kang Didin.

Memang butuh waktu, menjadi wirausahawan itu tidak seperti sekolah ungkap beliau. Kalau sekolah enak, ada waktunya belajar dan ada waktunya kita menerima ujian. Kalau usaha, ya belajar, ya sekalian ujian. Kalau tidak yakin. Pasti gak bagus hasilnya. Kalau tidak siap yang gitu gitu aja. Sama seperti orang ujian, harus konsentrasi apa yang menjadi masalah. Maka dari itu, kita harus siap dengan kemungkinan yang ada. (man)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here