Membangun Karakter Entrepreneur Muslim

Sumber gambar google
- Advertisement

Membangun  Karakter Entrepreneur Muslim

Sobat. Profesionalisme Rasulullah  dalam  berbisnis  melekat erat  dengan  karakter yang  ada  pada diri beliau. Karakter ini mencakup sifat-sifat Nabi yang mulia, yaitu  Shiddiq, amanah, fatonah, dan tabligh. Dalam konteks  bisnis, sifat-sifat tersebut dalam setiap aktivitas bisnis  beliau  yang kemudian  menjadi  sikap dasar  manusiawi  yang mendukung  kesuksesan dan kecemerlangan.

Sobat. Sejak lima belas abad yang lalu,  Rasulullah Saw  telah  mencanangkan pentingnya  kualitas  dalam  berkarya  dan melayani. Karena  bisnis  adalah proses  menjual karya, produk, dan jasa, kualitas karya  kita  akan sangat  menentukan  maju mundurnya bisnis kita.

Rasulullah Saw  bersabda, “ Innallaha  yuhibbu an yara  ‘abdan  idza ‘amila  ‘amalan an yutqinahu.”  Artinya, sesungguhnya Allah SWT sangat senang dengan seorang hamba yang melakukan sesuatu secara itqan.

Dalam terminology  Islam, itqan  berarti mencurahkan pikiran terbaik, fokus terbaik, koordinasi terbaik, semangat terbaik, dan dengan bahan baku terbaik. Insya Allah dengan demikian hasilnya pun terbaik.  Jadi Itqan adalah doing at the best possible quality. Itqan  juga memiliki makna profesionalisme  dan spesialisasi. Seorang dikatakan mutqin jika ia mahir, piawai, dan tiada keraguan dengan bidang  yang digeluti.

Sobat.  Bagaimana pelayanan sepenuh hati ala Rasulullah Saw?

  1. Nabi senantiasa bersemangat dalam melayani konsumen dan mitra bisnisnya, tujuan bisnisnya adalah menjalin hubugan baik dengan mitra bisnis dan konsumen. Inilah yang dalam ilmu marketing modern disebut Passionate (Gairah).
  2. Dalam berinteraksi dengan konsumen dan mitra bisnis, Nabi selalu berusaha meningkatkan kualitas pelayanannya terhadap  mereka. Tujuan bisnis adalah membangun kepercayaan konsumen dan mitra bisnis. Inilah yang disebut dengan progressive (progresif).
  3. Saat menghadapi mitra bisnis dan konsumen, Nabi menunjukkan keterbukaan diri, bersikap  komunikatif, dan  senang  memberikan pertolongan. Tujuan bisnisnya adalah memberikan kepuasan kepada konsumen dan mitra bisnis. Inilah yang disebut dengan Proactive (proaktif).
  4. Nabi senantiasa berusaha  berbaik sangka  dalam melayani  konsumen dan mitra bisnisnya. Namun demikian , beliau tegas  dalam  menerapkan etika bisnis yang islami. Tujuan bisnisnya  adalah menciptakan  dan menjaga hubungan baik dengan konsumen dan mitra bisnis. Inilah yang disebut Positive (positif).

Semua di atas dibingkai  dengan tujuan akherat  mengharap keridhoan Allah SWT  sehingga inilah yang membuat bisnis tidak hanya orientasi profit dan benefit namun keberkahan hidup dunia juga akherat.

Sobat. Karakter dasar bisnis yang diajarkan oleh Rasulullah SAW  memiliki dampak dunia dan ukhrawi. Shiddiq  berarti jujur atau benar. Dalam menjalankan bisnisnya, Nabi Muhammad Saw selalu menunjukkan kejujuran. Beliau meyakini betul  bahwa membohongi para pelanggan  sama dengan mengkhianati mereka. Mereka akan kecewa  bahkan tertipu. Akibatnya mereka tidak akan bertransaksi bisnis lagi. Akibatnya, lambat laun bisnis pun akan hancur. Shiddiq  dalam bisnis  itu meliputi tidak mengingkari janji yang disepakati, tidak menyembunyikan cacat atas  sesuatu yang ditransaksikan,  tidak mengelabui harga pasar.

Sobat. Karakter dasar yang kedua adalah amanah berarti dapat dipercaya. Seorang pebisnis haruslah  dapat dipercaya, seperti yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad Saw dalam memegang  amanah. Saat  menjadi pedagang, Nabi Muhammad Saw  selalu  memberikan hak pembeli dan orang-orang yang mempercayakan  modalnya kepada beliau. Amanah dalam bertransaksi meliputi tidak mengurangi sesuatu  yang disetujui, tidak menambah sesuatu yang disepakati  dan  memberikan sesuatu  sesuai pesanan. Bersikap amanah mutlak diterapkan  dalam setiap transaksi bisnis atau muamalah. Sebab, dengan adanya sikap ini  kita dapat menghindar dari berbagai perilaku yang menyalahi aturan syariat.

Sobat. Karakter dasar yang ketiga  adalah Fatonah yang berarti cerdas atau cakap.  Terus membekali dirinya tidak hanya mengasah kecerdasan intelektual, namun kecerdasan emosi, kecerdasan finansial, kecerdasan daya juang dan kecerdasan spititual.  Fatonah  dalam transaksi atau muamalah  meliputi melakukan administrasi kesepakatan dengan rapi termasuk akad-akad  serta data keuangan, kemampuan menjaga profesionalisme dan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan, Mengembangkan memiliki sifat kreatif dan inovatif. Mampu  mengantisipasi dan mengatasi perubahan yang terjadi di pasar, baik yang berhubungan dengan produk, teknologi, harga, maupun persaingan.

Sobat. Karakter dasar bisnis yang keempat adalah Tabligh berarti menyampaikan, dalam konteks bisnis adalah kemampuan menyampaikan komunikasi dan argumentasi. Dengan  sifat tabligh, seorang  pebisnis  diharapkan mampu   menyampaikan keunggulan-keunggulan  produk dengan menarik  dan tepat  sasaran  tanpa  meninggalkan kejujuran  dan  kebenaran. Dengan demikian pelanggan dapat dengan mudah memahami pesan bisnis yang disampaikan.

Rasulullah Saw  telah menunjukkan dirinya  sebagai  pedagang  yang komunikatif  dan argumentative. Beliau  juga  merupakan sosok komunikator  yang ulung, sehingga banyak  mitra bisnis dan pelanggan merasa  senang  berbisnis dengannya. Lebih dari itu , beliau mampu  memberi  pemahaman  kepada mereka perihal bisnis yang sesuai dengan nilai-nilai Islam.

Sobat. Empat karakter bisnis inilah yang harus kita teladani dari Rasulullah Saw yang membuat bisnis kita sukses dan membawa kita kepada keberkahan, keberlimpahan dan kebahagiaan baik di dunia maupun di akherat.

Rasulullah Saw bersabda, dari Ubadah bin Samit, Nabi bersabda,” Berikanlah kepadaku 6 jaminan dari diri kamu, maka aku menjamin surge untuk kamu : 1. Berlaku benar saat bicara. 2. Tepatilah jika kamu berjanji. 3. Tunaikanlah amanah. 4. Pejamkanlah mata kamu (dari yang dilarang). 5. Peliharalah kemaluanmu. 6. Tahanlah tangan kamu (dari menyakiti dan mengambil hak orang).

Salam Dahsyat dan Luar biasa!

( Spiritual Motivator – DR.N.Faqih Syarif H, M.Si   Penulis  buku Gizi Spiritual   dan Pengasuh 90 Hari Menulis Buku. Sekretaris Komnas Pendidikan Jawa Timur )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here