Kamis, 18 April 2024

Pemkab Kudus: Media Berperan Sampaikan Pesan Optimisme di Tengah Pandemi

Bangga Indonesia, Kudus – Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, berharap media tidak berhenti menyampaikan pesan optimisme dan keyakinan bahwa wabah COVID-19 bakal berakhir dan nantinya semua kembali pulih seperti sedia kala, kata Pelaksana tugas Bupati Kudus Hartopo.

“Kami berharap media di Kabupaten Kudus untuk terus menebarkan pesan-pesan positif terkait COVID-19. Media juga punya andil besar dalam menyukseskan program 3M atau memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan yang didengungkan Satgas COVID-19 Pusat,” ujarnya saat penyerahan penghargaan Lomba Jurnalistik Wartawan dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) di Pendapa Kabupaten Kudus, Kamis (17/12).

Untuk itulah, dia berharap, media memberitakan pentingnya menjaga protokol kesehatan sebagai salah satu upaya menghadapi pandemi COVID-19.

Ia juga berharap masyarakat tidak merasa putus asa menghadapi pandemi COVID-19 karena pemerintah akan terus berupaya membantu pemulihan kesehatan maupun ekonomi.

Dalam rangka mengajak media menebarkan pesan-pesan positif, maka Pemkab Kudus menggelar lomba pemberitaan dengan tema “Bangkit dari Pandemi COVID-19 Menuju Masyarakat Kudus Produktif”.

“Melalui karya jurnalistik teman-teman media dapat memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama program 3M, dapat diterapkan dengan disiplin,” ujarnya.

Ia menambahkan hingga saat ini kesadaran masyarakat akan bahaya COVID-19 masih rendah karena masih didapati masyarakat yang memakai masker hanya untuk menghindari operasi yustisi protokol kesehatan.

Oleh sebab itu, dia meminta media menggalakkan pesan penerapan protokol kesehatan agar persebaran COVID-19 semakin menurun.

“Kami meminta media tak henti-hentinya memberikan pengertian kepada masyarakat agar tertib protokol kesehatan. Memang agak sulit, tetapi kan untuk kesehatan bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kudus Kholid mengatakan peserta yang ikut terdiri dari enam wartawan media daring, lima wartawan media cetak, sembilan wartawan televisi, dan delapan wartawan foto.

“Terima kasih kepada seluruh peserta, ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kudus dan seluruh pihak yang telah terlibat. Mari tetap jalankan protokol kesehatan di manapun berada,” ujarnya berpesan.

Bangga Indonesia, Kudus – Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, berharap media tidak berhenti menyampaikan pesan optimisme dan keyakinan bahwa wabah COVID-19 bakal berakhir dan nantinya semua kembali pulih seperti sedia kala, kata Pelaksana tugas Bupati Kudus Hartopo.

“Kami berharap media di Kabupaten Kudus untuk terus menebarkan pesan-pesan positif terkait COVID-19. Media juga punya andil besar dalam menyukseskan program 3M atau memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan yang didengungkan Satgas COVID-19 Pusat,” ujarnya saat penyerahan penghargaan Lomba Jurnalistik Wartawan dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) di Pendapa Kabupaten Kudus, Kamis (17/12).

Untuk itulah, dia berharap, media memberitakan pentingnya menjaga protokol kesehatan sebagai salah satu upaya menghadapi pandemi COVID-19.

Ia juga berharap masyarakat tidak merasa putus asa menghadapi pandemi COVID-19 karena pemerintah akan terus berupaya membantu pemulihan kesehatan maupun ekonomi.

Dalam rangka mengajak media menebarkan pesan-pesan positif, maka Pemkab Kudus menggelar lomba pemberitaan dengan tema “Bangkit dari Pandemi COVID-19 Menuju Masyarakat Kudus Produktif”.

“Melalui karya jurnalistik teman-teman media dapat memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama program 3M, dapat diterapkan dengan disiplin,” ujarnya.

Ia menambahkan hingga saat ini kesadaran masyarakat akan bahaya COVID-19 masih rendah karena masih didapati masyarakat yang memakai masker hanya untuk menghindari operasi yustisi protokol kesehatan.

Oleh sebab itu, dia meminta media menggalakkan pesan penerapan protokol kesehatan agar persebaran COVID-19 semakin menurun.

“Kami meminta media tak henti-hentinya memberikan pengertian kepada masyarakat agar tertib protokol kesehatan. Memang agak sulit, tetapi kan untuk kesehatan bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kudus Kholid mengatakan peserta yang ikut terdiri dari enam wartawan media daring, lima wartawan media cetak, sembilan wartawan televisi, dan delapan wartawan foto.

“Terima kasih kepada seluruh peserta, ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kudus dan seluruh pihak yang telah terlibat. Mari tetap jalankan protokol kesehatan di manapun berada,” ujarnya berpesan.

Bangga Indonesia, Kudus – Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, berharap media tidak berhenti menyampaikan pesan optimisme dan keyakinan bahwa wabah COVID-19 bakal berakhir dan nantinya semua kembali pulih seperti sedia kala, kata Pelaksana tugas Bupati Kudus Hartopo.

“Kami berharap media di Kabupaten Kudus untuk terus menebarkan pesan-pesan positif terkait COVID-19. Media juga punya andil besar dalam menyukseskan program 3M atau memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan yang didengungkan Satgas COVID-19 Pusat,” ujarnya saat penyerahan penghargaan Lomba Jurnalistik Wartawan dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) di Pendapa Kabupaten Kudus, Kamis (17/12).

Untuk itulah, dia berharap, media memberitakan pentingnya menjaga protokol kesehatan sebagai salah satu upaya menghadapi pandemi COVID-19.

Ia juga berharap masyarakat tidak merasa putus asa menghadapi pandemi COVID-19 karena pemerintah akan terus berupaya membantu pemulihan kesehatan maupun ekonomi.

Dalam rangka mengajak media menebarkan pesan-pesan positif, maka Pemkab Kudus menggelar lomba pemberitaan dengan tema “Bangkit dari Pandemi COVID-19 Menuju Masyarakat Kudus Produktif”.

“Melalui karya jurnalistik teman-teman media dapat memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama program 3M, dapat diterapkan dengan disiplin,” ujarnya.

Ia menambahkan hingga saat ini kesadaran masyarakat akan bahaya COVID-19 masih rendah karena masih didapati masyarakat yang memakai masker hanya untuk menghindari operasi yustisi protokol kesehatan.

Oleh sebab itu, dia meminta media menggalakkan pesan penerapan protokol kesehatan agar persebaran COVID-19 semakin menurun.

“Kami meminta media tak henti-hentinya memberikan pengertian kepada masyarakat agar tertib protokol kesehatan. Memang agak sulit, tetapi kan untuk kesehatan bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kudus Kholid mengatakan peserta yang ikut terdiri dari enam wartawan media daring, lima wartawan media cetak, sembilan wartawan televisi, dan delapan wartawan foto.

“Terima kasih kepada seluruh peserta, ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kudus dan seluruh pihak yang telah terlibat. Mari tetap jalankan protokol kesehatan di manapun berada,” ujarnya berpesan.

Bangga Indonesia, Kudus – Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, berharap media tidak berhenti menyampaikan pesan optimisme dan keyakinan bahwa wabah COVID-19 bakal berakhir dan nantinya semua kembali pulih seperti sedia kala, kata Pelaksana tugas Bupati Kudus Hartopo.

“Kami berharap media di Kabupaten Kudus untuk terus menebarkan pesan-pesan positif terkait COVID-19. Media juga punya andil besar dalam menyukseskan program 3M atau memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan yang didengungkan Satgas COVID-19 Pusat,” ujarnya saat penyerahan penghargaan Lomba Jurnalistik Wartawan dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) di Pendapa Kabupaten Kudus, Kamis (17/12).

Untuk itulah, dia berharap, media memberitakan pentingnya menjaga protokol kesehatan sebagai salah satu upaya menghadapi pandemi COVID-19.

Ia juga berharap masyarakat tidak merasa putus asa menghadapi pandemi COVID-19 karena pemerintah akan terus berupaya membantu pemulihan kesehatan maupun ekonomi.

Dalam rangka mengajak media menebarkan pesan-pesan positif, maka Pemkab Kudus menggelar lomba pemberitaan dengan tema “Bangkit dari Pandemi COVID-19 Menuju Masyarakat Kudus Produktif”.

“Melalui karya jurnalistik teman-teman media dapat memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama program 3M, dapat diterapkan dengan disiplin,” ujarnya.

Ia menambahkan hingga saat ini kesadaran masyarakat akan bahaya COVID-19 masih rendah karena masih didapati masyarakat yang memakai masker hanya untuk menghindari operasi yustisi protokol kesehatan.

Oleh sebab itu, dia meminta media menggalakkan pesan penerapan protokol kesehatan agar persebaran COVID-19 semakin menurun.

“Kami meminta media tak henti-hentinya memberikan pengertian kepada masyarakat agar tertib protokol kesehatan. Memang agak sulit, tetapi kan untuk kesehatan bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kudus Kholid mengatakan peserta yang ikut terdiri dari enam wartawan media daring, lima wartawan media cetak, sembilan wartawan televisi, dan delapan wartawan foto.

“Terima kasih kepada seluruh peserta, ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kudus dan seluruh pihak yang telah terlibat. Mari tetap jalankan protokol kesehatan di manapun berada,” ujarnya berpesan.

Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent News