Profile Perusahaan

PT Edutama Global Indonesia

Berdasarkan KEPUTUSAN MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA
NOMOR AHU-0055670.AH.01.01.TAHUN 2021. TENTANG PENGESAHAN PENDIRIAN BADAN HUKUM PERSEROAN TERBATAS
PT EDUTAMA GLOBAL INDONESIA

Didirikan  Oleh Lima Orang Tokoh Pendidikan di Jawa Timur : Kunjung Wahyudi,M.Si. Kuncoko,MM. Dr Nasrul Syarif, M.Si. Dr Dian Fericha SH,M.H. Dr. Tutik Nurhidayati, M.Si

Kompetensi Lunak Yang dibutuhkan dalam era digital

Salam Dahsyat dan Luar Biasa !

Salah  satu  upaya  terbaik  untuk menyiapkan SDM  yang unggul mereka anak-anak yang berada di era digital menghadapi tantangan  yang  ada sekaligus  mampu  menentukan  pilihan  hidup yang tepat  adalah  dengan memperkuat  kompetensi  lunak mereka sejak dini

Sobat. Ada Tujuh kompetensi lunak atau Soft Competencies for Teachers  merupakan  konsep fenomenal yang  memberikan  penguatan pribadi yang mampu  menyelaraskan  prinsip-prinsip efektivitas  dengan  budaya, teknologi dan inovasi. Kompetensi  merupakan elemen penting  dalam mendukung  kesuksesan individu.

  1. Innovation – Memiliki keinginan  terus  belajar  dan  berkreativitas  yang tinggi.
  2. Collaboration – Melakukan sinergi  baik  dengan sesama dan lingkungan.
  3. Communication – Mampu menyatakan tujuannya dan dapat memengaruhi orang  lain  untuk
  4. Analytical Thinking – Tidak hanya sekedar kritis  dan  kreatif , perlu  ditopang kemampuan  untuk menganalisa.
  5. Computing Logic – Dunia digital  dan sains  menjadi  bagian kehidupan  yang tidak bisa dihindarkan  lagi di era  industry 4.0, sehingga  kemampuan  berfikir  secara logic  dengan  menggunakan  teknologi  menjadi kemestian.
  6. Compassion – Sikap belas kasih, peduli  dan berbagi  menjadi ciri  penting  dalam  kehidupan  yang tidak tergantikan  oleh mesin.
  7. Agility – Menghadapi perubahan yang  sangat  cepat  dibutuhkan kelincahan  sehingga  dapat  bertahan dan bertumbuh dalam berbagai situasi.

Menurut Center for Teaching Quality, hubungan  yang  baik  antara  guru, orang tua dan murid  adalah  penting. Hubungan  yang baik  hanya  dapat tercipta  karena  adanya  saling percaya. Siswa dan  orang tua mempercayakan  semuanya  kepada guru, sehingga jembatan  di antara mereka adalah  komunikasi. Komunikasi  yang  baik  tentu  dapat  mempermudah  para guru  dalam mengembangkan program belajar  yang  akan diterapkan  kepada  anak didiknya.

Ada lima bentuk perilaku yang membantu terbentuknya komunikasi  yang baik :

  1. Saling Membangun  saling percaya sangat dibutuhkan  dalam berkomunikasi, karena memiliki dampak  menjadi komunikasi  yang  terbuka  dan jujur.
  2. Presence ( Hadir ). Dalam komunikasi bentuk  kehadiran  sangat diperlukan, hadir itu dapat dirasakan  dan merasakan, hadir itu terlibat meski tidak banyak bicara, hadir itu memberi kekuatan.
  3. Active Listening. Fokus apa  yang dibicarakan (nyimak), mendengar bukan  untuk mendebat, bukan untuk marah, bukan untuk menasehati dan bukan untuk melarang. Mendengar untuk memahami dan mencari solusi
  4. Power Question. Bertanya apa  yang menjadi kaitannya  dalam pembicaraan sehingga mendapatkan  manfaat yang maksimal.
  5. Direct Communication. Berkomunikasi dengan menggunakan bahasa   yang memberikan dampak positif  terbesar bagi orang lain.

Analytical Thinking sangat dibutuhkan bagi anak didik ketika menghadapi pesatnya dunia digital. Mampu untuk mengidentifikasi sebuah masalah, menemukan fakta-fakta  dan bukti yang relevan, menyederhanakan informasi, menggunakan logika dan beralasan. Bentuk perilakunya sobat adalah: Berpikir kritis – Selalu mempertanyakan apa  yang unik, penting sehingga mengeksplorasi  diri untuk  menemukan jawaban ( 5W 1 H ). Berpikir Kreatif – Selalu  melihat situasi  dengan  cara  yang berbeda, mengidentifikasi  masalah  dan membuat  sebuah cara  baru  yang menghasilkan output  yang lebih baik. Memberi solusi – berpikir  untuk  mendapatkan  solusi  yang paling bermanfaat  dan  minimal risiko.Komunikator – Menyederhanakan  informasi  dengan logika  yang jelas, sehingga mudah  dipahami. Ingin menemukan pengetahuan baru – Selalu tertantang  dengan  hal-hal   yang baru.

Salam Dahsyat dan Luar Biasa !

Educoach  sebutan kami di website dan Sosial media memiliki  program :

EDUTAMA GLOBAL INDONESIA

Training, Coaching & International Certification

DAFTAR PERSEROAN NOMOR AHU-0152434.AH.01.11.TAHUN 2021 TANGGAL 07 September 2021

Website: www.educoach.id

Tagline: Bergerak Serentak Mewujudkan  Indonesia Cerdas

  1. Training Program: Simak.id, ASA, TOT Guru Asyik, Mastering Public Speaking, Spiritual Leadership, Services Excellence, Character Building, Literasi Digital, Training & Coaching Pra Purna Bakti
  2. Coaching Program: ASA – Career Coaching, Incubator Business, Coaching Pra Purna Bakti.
  3. International Certification Program: Microsoft Office Specialist (MOS – MS Word, Excel, Power Point, OutLook, Acces, OneNote). Microsoft Certified Educator (MCE). Microsoft Certified Fundamentals/MCF (Office 365, Azure, Microsoft Dynamic). Share Point. Information Technology Specialist. Adobe Certified Professional (AC PRO). Autodesk Certified User (ACU). ABSS International Certification. IC3 Digital Literacy Certification. Communication Skills for Business (CSB). Entrepreneurship and Small Business (ESB). Project Management Institute (PMI). EC-Council Associate Certifications. Mikrotik.

Salam Dahsyat dan Luar Biasa !

Sobat.  Ada sepuluh skills yang akan kita butuhkan dalam masa disruption dan revolusi industry 4.0.

  1. Mampu Menyelesaikan Persoalan yang Rumit

Menurutmu, siapa yang lebih cerdas: manusia atau komputer? Dunia sekarang sudah berada dalam masa AI dan Big Data – meskipun belum benar-benar terasa di negara-negara berkembang. Tapi kalau tak ingin posisimu tergantikan oleh komputer, sebagaimana kuda tergantikan oleh mobil, asahlah kemampuanmu dalam menghadapi masalah.

Sayangnya, tak ada panduan jelas dalam mengembangkan dan menguasai skill ini. Pada dasarnya, kecakapan dalam menyelesaikan masalah tumbuh dengan sendirinya secara alami, seiring dengan pengalaman hidup kita sendiri.

  1. Mampu Berpikir Secara Kritis

Ide-ide yang inovatif takkan dapat diwujudkan tanpa pemikiran yang kritis. Tapi bagaimana sih, berpikir kritis itu sebenarnya? Kita berpikir kritis ketika meluangkan waktu untuk melakukan observasi, memeriksa, kemudian menganalisa, hingga sampai pada suatu kesimpulan, pemahaman, atau penilaian yang logis.

Kita mampu memikirkan tentang suatu persoalan secara mendalam, dengan kepala yang jernih. Disitulah kita berpikir secara kritis. Memang  dibutuhkan kesabaran dalam hal ini, sehingga skill ini memerlukan waktu sampai kita benar-benar menguasainya. But it’s worth the effort, Sobat.

  1. Memiliki Daya Kreativitas yang Tinggi

Super kreatif adalah skill mahapenting pada tahun-tahun kedepan. Mesin dapat menyelesaikan pekerjaan dengan lebih cepat, tapi mesin tak bisa kreatif. Disitulah kita menang, Sobat!

Bahkan, kreativitaslah yang membuat umat manusia mampu menciptakan mesin. Data yang dihasilkan mesin adalah bahan mentah yang membutuhkan kreativitas kita agar dapat disuguhkan menjadi informasi yang bermanfaat. So from now on, go and train yourself to think out of the box.

  1. Sanggup Memimpin Orang Lain

Ada pepatah Afrika: If you want to go fast, go alone. If you want to go far, go together. Mimpi yang besar sulit untuk diwujudkan seorang diri. You need a legion behind you. Therefore, you have to be able to lead them all. Yes, you need a good people management skill.

  1. Dapat Bekerja Sama dengan Orang Lain

Kesuksesan kerja tim memerlukan koordinasi yang baik antar anggotanya. Skill ini bukan tentang bagaimana memimpin tim, tapi tentang orang-orang didalam tim itu sendiri. And yes, skill ini masih terkait dengan people management skill diatas.

  1. Memiliki Kecerdasan Emosi

Dari seluruh tipe kecerdasan majemuk, kecerdasan intrapersonal dan interpersonal secara spesifik dibutuhkan dalam era revolusi industri keempat. Pasalnya, keduanya terkait dengan pengelolaan emosi.

How is it important? Ketika kita mampu mengelola emosi diri, maka kita dapat belajar bagaimana mengendalikan emosi orang lain. Terkadang emosi berperan cukup penting dalam kesuksesan kerja tim, Sobat. Pernah mengalaminya?

  1. Mampu Membuat Keputusan yang Benar dan Tepat

Robot atau mesin, sejauh ini, masih belum memiliki kemampuan untuk membuat penilaian dan keputusan. Contoh sederhananya, kita dapat menilai bahwa baju warna kuning kurang cocok dikenakan, jadi kita memutuskan untuk menggantinya dengan warna merah. Seandainya kita memiliki asisten robot sekalipun, ia tak bisa melakukannya.

Teknologi terus berkembang, pasti. Robot atau mesin pada tahun-tahun kedepan mungkin dapat memilih, tapi belum tentu pilihan tersebut benar dan tepat. Kenapa hanya kita manusia yang dapat melakukannya? Karena dalam hal ini dibutuhkan pemikiran kritis, kesabaran, observasi, dan kemauan untuk melakukannya.

  1. Mau Membantu Orang Lain

Membantu orang lain memang sudah menjadi nilai baik ditengah-tengah masyarakat kita. Tapi meyakini bahwa sesuatu itu baik saja tak cukup, Sobat. Kita pun harus mau melakukannya. Either you are a team member or leader, this particular skill takes the willingness to serve others.

  1. Handal Bernegosiasi dan Mempengaruhi Orang Lain

Skill ini berperan penting dalam tercapainya kesepakatan bersama tanpa kegaduhan atau pertengkaran. Salah satu tanda kita kurang cakap bernegosiasi adalah ketika terpaksa mengiyakan apapun yang dikatakan orang lain tanpa mampu menyanggah.

Jadi bagaimana agar kita dapat bernegosiasi dengan baik? First of all, kita harus memiliki tujuan yang jelas. Setelah itu, keluwesan kita dalam menyampaikan gagasan dan pemikiran pada orang lain menentukan sejauh mana kesuksesan negosiasi yang dijalankan. Yes, it takes practice and experience.

  1. Dapat Bersikap Fleksibel dan Adaptif

Setiap orang memiliki pemikiran, ide, tindakan, opini, emosi, dan berbagai hal lain yang tak sama dengan orang lain. Seluruh perbedaan ini sebenarnya menuntut perbedaan perlakuan pula. Nah, bisakah kita memahami perbedaan tersebut? Bisakah kita menyesuaikan sikap dengan setiap perbedaan yang kita temui pada setiap orang?

Itulah sepuluh skills penting abad ini – or so, to say. Hingga beberapa tahun kedepan ketika revolusi industri 4.0 sedang mencapai puncaknya, skills yang telah disebutkan diatas akan sangat dibutuhkan agar kita mampu beradaptasi dengan keadaan. Kebutuhan setiap zaman berbeda, dan sudah semestinya kita menyiapkan diri dengan bekal yang sesuai, bukan?

Maka segera bergabung dan  bermitra dengan Educoach  hubungi customer service  kami : wa.me/6281234417574

Salam Dahsyat dan Luar Biasa !

Direktur Utama

PT Edutama Global Indonesia

 

Dr. Nasrul  Syarif  M.Si

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here