Katrin Andriasari Swasono saat bertemu Sang Maestro CEO Mastermind, Helmy Yahya (kiri). FOTO ISTIMEWA/BANGGA INDONESIA/Kang Didin

Bangga Indonesia, Jakarta – Sosok wanita yang satu ini dikenal energik di kalagan rekan-rekannya. Ia tampil Islami dengan balutan kostum syar’i. Berhijab warna kesukaannya: Hitam.

Saat mengikuti acara CEO Mastermind di Jakarta, tempo hari, pesona Direktur Sales dan Marketing PT Garislurus Lintas Semesta yang bergerak di bidang Travel Umroh dan Haji ini sangat menonjol.

Bos Bangga Indonesia yang juga ikut di acara tersebut, yakin sekali, namanya pasti berbau kearab-araban. “Eh, ternyata tidak,” aku Kang Didin, sapaan Muhammad Agus Burhanuddin, Bos Bangga Grup kepada wartawan banggaindonesia.com, Jumat (26/02).

Lantas? Nama lengkap wanita murah senyum dan gaul ini semi bule plus kejawa-jawaan: Katrin Andriasari Swasono.

Ia kelahiran Jakarta. Pada 18 April nanti usianya genap 42 tahun. Katrin lebih banyak menghabiskan masa remaja hingga dewasa, serta studinya di negeri seberang.

Setelah menamatkan sekolah di Lucas Junior High School Mansfield, USA, dia mengambil studi di Business Management, Ohio State University (Cloumbs, Ohio) USA. Lulus D3, Katrin kemudian meneruskan S1-nya di Business Management, Australian Hotel School, Canbera (Australia) pada 1999-2001.

Modal pendidikan yang aduhai ini membuat Katrin langsung melejit. Tak perlu merintis karir dari bawah. Setahun lulus kuliah seabrek jabatan tinggi diraihnya.

Sejak 2002-2015 hingga sekarang, posisinya selalu di papan atas. Ia seorang Direktur Utama PT. Tayah International Investment (Ruko, Villa, Serviced Office) dan Direktur Utama PT. Tayah Indonesia Wisata (Tour & Travel).

Di PT. Kat Home Service (Property Agent & Interior) dan PT. Unta Merah Kreasi (IT & Graphic Design) juga sebagai direktur utamanya. Begitu pula di PT Bianka Artha Properti (Developer & Property Agent).

Di PT Garislurus Lintas Semesta Katrin menjadi- Direktur Sales dan Marketing. Dia juga merangkap sebagai Manager Marketing Coldwell Banker Properti, Jakarta.

“Luar biasa karirnya. Salut buat Bu Katrin,” puji Kang Didin.

Di Garislurus, Katrin bersama rekan bisnisnya melahirkan Kaaffah. Produk digital platform pertama di Indonesia. Kaaffah hadir untuk mengemas kepengurusan atau sistem umroh yang tidak lagi dengan cara manual.

Pandemi COVID menjadi hikmah tersendiri buat Katrin dan pengelola PT Garislurus. Kaaffah sistem membantu secara total pengelolaan Travel Umroh secara digital untuk para travel agent.

“Keberadaan Kaaffah akan memudahkan mereka untuk membuat paket sendiri,” jelas Katrin.

Kaaffah Umroh sistem juga sudah resmi terdaftar di Kementerian Agama sebagai provider visa umroh.

“Visa untuk jemaah umroh, kami yang entry dan cetak sendiri di kantor. Ministry of Hajj di Saudi memberikan akses penuh berupa login dan password untuk kami,” jelasnya. (aba)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here