Wiranti Kurnia, Berdayakan Perempuan Jobless Melalui Brand Fashionnya

Palembang fashion and food festival 2020, Tema Koleksi Sembur Cahaya : Memanfaatkan kain echo , dengan limbah serat nanas by Wirantikurnia official/ Foto Istimewa Memanfaatkan kain echo , dengan limbah serat nanas

Bangga Indonesia, Jakarta – Wiranti Kurnia Fitri, perempuan dengan semangat mulia untuk dapat memberdayakan sesama perempuan ini merupakan alumni Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya. Meskipun bukan berangkat dari sekolah fashion design, Wiranti Kurnia dapat membuktikan diri dengan sukses mengembangkan empat fashion brand. Brand tersebut diantaranya Wiranti Kurnia Bride, Wiranti Kurnia Official,  Wiranti Kurnia Studio, dan Dinar Official.

Wiranti menjelaskan, “Setiap brand memiliki karakter tersendiri. Wiranti Kurnia Bride, lebih ke busana untuk bridal yang memang khusus made by oder, baju-baju personal, dan tentunya limited edition. Wiranti Kurnia Studio Lebih ke baju-baju Ready to wear, ukurannya “m, l, xl dan all size”. Wiranti Kurnia Official lebih ke brand, ini juga merupakan cita-cita jangka panjang, bisa di ekspor. Official Dinar adalah brand hijab untuk melengkapi WKB dan hand made”.

Wiranti Kurnia(dua dari kanan, hijab abu-abu) Foto Istimewa

Wiranti Kurnia sudah aktif dari tahun 2018 akhir hingga sekarang. Meskipun pandemi, Wiranti tidak mengalami kendala yang besar. Bahkan selama pandemi Wiranti mendapat klien-klien dari luar negeri seperti dari Texas, China, dan Qatar. Jarak disiasati dengan melakukan Fitting secara virtual.

“Untuk terus bertahan, saya yakin bahwa passion dan effort akan membawa brand saya agar bisa bersaing di dunia bisnis ini”, ucap Wiranti ketika ditanya mengenai tips dapat bertahan dan berkembang sejauh ini.

Wiranti juga menjelaskan bahwa nilai tambah dari brand fashionnya adalah keunikan material kain yang digunakan. “Palembang banyak kain yang belum terjamah, eco fabric, eco fashion masih belum terjamah. Hal inilah yang menjadi nilai tambah. Kain tenun bahan pewarna alam ternyata responnya baik sekali untuk inovasi baru di wedding gown. Yang membedakan juga khususnya banyak menggunakan fabric yang saya produksi sendiri. Motif dan jenis diciptakan sendiri. Jaga kualitas dengan memperketat quallity control, mencari motif dan fabric jenis baru by research”, ucap Wiranti.

Tekad awal Wiranti adalah menciptakan lapangan pekerjaan bagi para wanita jobless, khususnya bagi mereka yang terjun di dunia malam. Wanita-wanita tersebut diberikan pekerjaan yang layak dengan bergabung dalam brand fashionnya. Hingga saat ini bisnisnya terus berkembang, pasarnya sudah mencakup hampir seluruh Indonesia, seperti Gorontalo, Jawa Timur, Sumatera, dan Jakarta. Untuk ekspor Wiranti sudah merambah pasar Texas, Qatar, dan China. Fashionnya diperuntukkan semua kalangan, baik muslim maupun non muslim.(din)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here