Sumber gambar: Google
- Advertisement

Imam Ahmad ketika ditanya, “ Kapan seorang mukmin istirahat? “ Beliau dengan mantap menjawab,” Ketika kakinya telah menginjak surga.” Jangan berhenti! Ayo bangkit kembali, raih prestasi yang tinggal sesaat lagi.

Sobat. Jauhilah sifat menunda-nunda. Nilai dirimu tergantung pada hari ini, bukan besok. Kalau besok engkau beruntung, maka keuntunganmu akan bertambah bila hari ini engkau telah beramal. Dan kalau toh besok engkau rugi, engkau tak kan menyesal , karena hari ini engkau telah beramal. Demikian penjelasan Imam Hsan al-Bashri.

Sobat. kebanyakan orang telah mengenal istilah “ Siap, bidik, tembak “. Masalahnya terlalu banyak orang menghabiskan seluruh kehidupan mereka dengan “membidik” tapi tidak pernah “menembak”. Mereka selalu mempersiapkan diri, menyempurnakannya. Cara tercepat mengenai sasaran adalah dengan menembak, melihat posisi peluru, dan kemudian menyesuaikan bidikan Anda. Jika peluru meleset sekitar lima senti di atas sasaran, turunkan sedikit bidikan Anda. Tembak lagi. Lihat di mana posisinya sekarang. Teruslah menembak dan menyesuaikan. Tak lama kemudian tembakan Anda akan tepat sasaran. Hal serupa berlaku dalam segala hal.

Sobat. tanpa berbuat, imajinasi tiada berarti. Tak ada orang yang pernah menjadi hebat atau baik kecuali melalui banyak kesalahan atau kegagalan besar. Banyak orang gagal bertindak karena mereka takut gagal. Orang sukses, di sisi lain, menyadari bahwa kegagalan merupakan bagian penting dari sebuah proses belajar, sebuah cara kita belajar melalui trial and error. Yang perlu anda lakukan hanyalah memulai, melakukan kesalahan, mendengarkan umpan balik, melakukan perbaikan, dan terus maju menuju tujuan Anda. Setiap pengalaman akan memberikan lebih banyak informasi berguna yang bisa Anda terapkan pada kesempatan lain.

Sobat. Perjalanan seribu mil dimulai dengan satu langkah. Maka bergeraklah. Jangan Ragu! Bakar kapalmu ! Hanya ada satu pilihan : Ke depan, maju dan terus maju. Tak ada kata mundur! Kita harus menang ! itulah Kata Panglima Thariq bin Ziyad.

Sobat. Kau tidak bisa menyeberangi lautan hanya dengan menatap airnya.Lakukan langkah pertama dengan keyakinan. Kau tidak perlu melihat keseluruhan tangga. Lakukan saja langkah pertama.

Sobat. Sering kita punya impian dan karena tidak tahu cara mencapainya, kita takut memulai, takut berkomitmen karena jalannya tidak jelas dan hasilnya tidak pasti. Tapi mencondongkan diri ke sana mewajibkan Anda untuk bersedia menjelajah – untuk memasuki perairan asing, yakin bahwa akan ada pelabuhan.
Mulai saja, lalu terus lakukan dengan langkah logis berikutnya, maka perjalanan itu akhirnya akan membawa ke mana Anda ingin pergi – Atau bahkan ke tempat yang lebih baik.

Sobat. Pilihlah sebuah bidang kehidupan Anda; karier, keuangan, hubungan, kesehatan dan kebugaran, rekreasi, hobi, atau amal yang ingin anda tekuni dan condongkan saja diri Anda ke sana. Mulai Sekarang ! Lakukan saja !

Ayo berangkat ! Jangan terlambat meski sesaat. Memulai langkah, mengawali cita-cita besar, mempelopori perubahan, merintis kebaikan, membiasakan amal kebaikan, awalnya terasa berat, seperti memutar roda, tentu memerlukan tenaga yang lebih besar pada putaran pertama. Namun pada putaran kedua, ketiga dan selanjutnya, tenaga yang diperlukan lebih sedikit bahkan suatu saat roda bisa berjalan dan terus berputar tanpa tenaga lagi untuk memutarnya. Maka menangkan langkahmu sejak awal.

Sobat. jangan tunda amal kebaikanmu, agar kepercayaan orang padamu tak luruh, tetap utuh, dan dirimu jadi pribadi berpengaruh. “Berbuat baik janganlah ditunda-tunda. Beramal sholeh janganlah ditunda-tunda.” Begitulah pesan Bimbo.

Sobat. Di balik setiap prestasi besar terdapat kisah pendidikan, pelatihan, latihan, disiplin dan pengorbanan. Anda harus bersedia menjalani konsekuensinya. “Rahasia besar dalam hidup adalah bahwa tidak ada rahasia. Apa pun tujuanmu, kau dapat mencapainya jika mau berusaha.” Kata Oprah Winfrey.

Salam Dahsyat dan Luar Biasa!
( Spiritual Motivator – Dr. N. Faqih Syarif H, M.Si. Penulis Buku Gizi Spiritual. Sekretaris Komnas Pendidikan Jawa Timur )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here