foto : google
- Advertisement

BANGGAJATIM.COM | Bangkalan – Kebakaran Pasar Tanah Merah, Bangkalan, dalam penyelidikan polisi. Polres Bangkalan melibatkan tim laboratorium forensik (labfor) Polda Jawa Timur untuk mengungkap penyebab api melumat sekitar 150 kios di pasar tersebut.

Dirilis dari RadarMadura.id, api bermula dari kios sisi timur yang berdempetan dengan masjid. Si jago merah cepat berkobar karena saat kejadian angin kencang. Proses pemadaman melibatkan BPBD, PDAM, dan water canon polres.

Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra menyampaikan, pemadaman tim gabungan selama 3,5 jam. Itu pun tidak sepenuhnya padam. Masih ada percikan api di lokasi. ”Api belum bisa dipadamkan sampai tuntas,” ujarnya.

Perwira menengah berpangkat dua melati emas itu menambahkan, untuk mengetahui terbakarnya pasar pihaknya akan mendatangkan tim labfor Polda Jatim. Nantinya akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan lebih lanjut. ”Total tercatat 150 kios yang terbakar,” jelasnya.

Pantauan koran ini di lokasi kemarin (29/10), satu unit water canon dan pemadam kebakaran masih stand by. Api di beberapa kios masih menyala. Sekitar pukul 13.24, petugas melakukan identifikasi. Tim Labfor Polda Jatim belum ke lapangan karena di TKP masih panas sehingga oleh TKP ditunda besok.

Hosim, pemilik konter HP di depan Pasar Tanah Merah mengatakan, pada saat insiden kebakaran, banyak warga kehilangan sepeda motor. Sebab, antara pemilik kios dan warga yang datang berbaur. Pemilik kios panik dan sibuk mengamankan barang dagangan masing-masing. Sementara kendaraan yang diparkir langsung ditinggal.

”Belasan kendaraan yang hilang. Ada yang bilang 12 unit, ada yang bilang 14 unit, dan ada yang bilang 15 unit,” ujarnya.

Hal senada dikatakan Hosiah. Penjual sate di depan Pasar Tanah Merah itu mengatakan, kendaraan yang hilang diparkir di sekitar masjid dan di sisi barat pasar. ”Info yang saya dengar, sepeda motor yang hilang selusin,” katanya.

Keterangan berbeda disampaikan Kapolsek Tanah Merah Iptu Nur Achmad. Dia menegaskan, tidak ada kehilangan kendaraan warga saat kebakaran pasar pada Senin malam (28/10). ”Buktinya, belum ada warga yang laporan ke kami. Di luar memang ada yang bilang hilang tujuh, sembilan, dua belas. Tapi itu ndak ada,” jelasnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here